Umpan Cacing Mancing Ikan Air Tawar

Salam Strike!!

Cacing adalah kelompok hewan mollusca yang berbentuk gilig bersegmen dan suka hidup di tanah yang lembab. Bagi para pemancing air tawar, cacing adalah umpan alami yang sangat efektif untuk memancing ikan seperti ikan nilem, ikan mujair, ikan nila, ikan wader, ikan tawes dan jenis ikan air tawar lainnya.

Nah kali ini kami akan mengulas mengenai 5 jenis umpan cacing untuk mancing ikan air tawar yang biasa digunakan para pemancing. Mau tahu apa saja jenis cacing tersebut? Yuk simak penjelasan berikut.

Cacing Kristal (Lumbricus rabellus)

Cacing jenis ini biasanya digunakan sebagai pakan ikan louhan, dan biasanya dijual dalam kantong plastik yang diberi media serbuk sagu dan tanah. Cacing kristal adalah jenis cacing kesukaan ikan bersisik seperti wader, tawes, lokas, grass krap dan mujair.

Cacing jenis ini bisa tumbuh sampai 10-15 cm dengan warna merah-coklat gelap. Ukuran kail yang digunakan disesuaikan dengan ukuran cacing, biasanya sekitar nomor 3-8. Untuk mancing ikan wadr, biasanya para pemancing menggunakan kail nomor 1-3 dan memilih cacing yang masih kecil.

Cacing Bayam (Eisenia sp)

Disebut cacing bayam karena biasanya hidup di sayuran yang membusuk. Cacing ini bisa tumbuh hingga 40 cm dengan warna merah pucat. Cacing ini favorit ikan gabus, betutu, jambal, baung dan lele.

Cacing ini termasuk besar, maka mata kail yang digunakan juga agak besar biasanya berukuran 5-12. Kelemahan dari cacing ini yaitu mudah mati jika dipakai umpan, sehingga harus sering diganti agar menarik perhatian ikan untuk memakannya.

Cacing Tanah (Lumbricus terrestris)

Cacing jenis ini didaerah jawa disebut dengan cacing uker, karena kebiasaanya melengkung atau mlunker jika dipegang. Cacing ini memiliki segmen-segmen yang jelas, warna hitam gelap hingga abu-abu, hidup ditanah membuat liang dan memiliki diameter batang tubuh yang paling besar diantara cacing lainnya sehingga cocok untuk umpan ikan besar seperti ikan baung, ikan lele, ikan jambal, ikan patin dan ikan gabus.

Cacing Merah (Lumbricus sp)

Seperti namanya cacing ini memiliki warna merah darah dengan gerakan yang lincah sehngga sulit untuk ditancakan pada kail. Cacing merah ini biasanya hidup di tumpukan sampah atau pelepah daun pisang bisa mencapai ukuran 10 cm. Cocok untuk mancing ikan-ikan kecil seperti ikan wader, ikan nilem, ikan kepras, ikan keting dan ikan mujair.

Cacing Fosfor

Cacing jenis ini paling banyak dicari oleh para pemancing karena hampir semua ikan air tawar menyukainya. Ciri dari caing adalah memiliki warna tumbuh merah kecoklatan dan ada kilauan warna fosfor sehingga disebut cacing fosfor.

Cacing ini termasuk lincah gerakannya sehingga sampai 1 jam ditancap kail dan direndam dalam air masih terlihat bergerak-gerak sehingga menarik ikan untuk memangsanya. Cacing ini bisa berukuran hingga 30 cm.

Itulah 5 Jenis Umpan Cacing Untuk Mancing Ikan Air Tawar yang bisa Anda coba memakainya. Selamat Mencoba dan Salam Strike.

Artikel Terkait :

    Strike ikan wader

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *