Penyebab dan Cara Mengobati Hordeolum

Medika Herba – Hampir semua orang pasti mengenal yang namanya mata bintitan atau dalam bahasa medisnya hordeolum. Kondisi ini dapat menyerang siapa saja, namun paling sering terjadi pada orang dewasa.

Hordeolum atau yang lebih dikenal dengan mata bintitan merupakan kondisi saat bintil menyakitkan yang mirip jerawat atau bisul tumbuh ditepi kelopak mata. Sebagian besar bintitan hanya muncul pada salah satu mata. Meskipun tidak berbahaya, bintitan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari Anda karena rasanya nyerinya, dan merusak keindahan mata Anda.

Mengenali Penyebab Hordeolum

Penyebab utama terjadinya hordeolum atau mata bintitan adalah bakteri stafilokokus. Infeksi akibat bakteri yang dapat memicu terjadinya hordeolum adalah infeksi yang terjadi pada akar bulu mata, kelenjar minyak, dan kelenjar keringat.

Bakteri stafilokokus hidup pada kulit manusia tanpa menyebabkan penyakit. Namun, jika kita menyentuh dengan tangah yang kotor, maka akan meningkatkan risiko terjadinya hordeolum. Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan terjadinya hordeolum, seperti:

  • Menggunakan kosmetik yang sudah kedaluwarsa
  • Tidak membersihkan kosmetik saat akan tidur
  • Memakai lensa kontak yang tidak steril
  • Menderita peradangan pada kelopak mata atau blefaritis

Jenis-jenis Hordeolum / Mata Bintitan

Ada 3 kelenjar kelopak mata yang sering terinfeksi, yakni kelenjar Zeis, Moll dan Meibom. Berdasarkan kelenjar yang terinfeksi, hordeolum dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Hordeolum interna – Kelenjar meibom yang mengalami infeksi, dan biasanya muncul pada kelopak mata atas.
  • Hordeolum eksterna – Kelenjar zeis dan moll yang terinfeksi dan biasanya muncul pada pangkal bulu mata, baik kelopak mata atas ataupun bawah.

Tanda dari hordeolum sangat mudah dikenali, yaitu dengan adanya benjolan pada kelopak mata baik yang atas maupun bawah dengan warna kemerahan. Benjolan tersebut biasanya akan terasa sakit dan hangat. benjolan yang besar bisa mengganggu ketajaman penglihatan mata sehingga penglihatan akan menjadi buram.

Meskipun bisa sembuh dengan sendirinya, risiko terjadinya komplikasi tetap ada. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter jika gejala dari hordeolum semakin parah dan tak kunjung membaik serta pembengkakan menyebar hingga ke bagian lain wajah seperti pipi.

Pengobatan yang Tepat untuk Menyembuhkan Hordeolum

Sebagian besar kasus hordeolum bisa sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu 7 sampai 20 hari. Meskipun hordeolum bisa sembuh setelah pecah dan keluar nanah, tetap saja Anda jangan pernah memencet atau memecahkan benjolan bintitan tersebut sendiri, karena dapat memicu penyebaran infeksi.

Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala dan ketidaknyamanan akibat hordeolum. Diantaranya:

  • Menjaga kebersihan mata, seperti dengan menghindari pemakaian kosmetik untuk sementara waktu
  • Kompres air hangat selama 5 sampai 10 menit. Mengompres kelopak mata dengan air hangat sebanyak 2-3 kali sehari bisa mengurangi rasa nyeri dan mempercepat kesembuhan
  • Hindari penggunaan lensa kontak sampai hordeolum sembuh

Apabila hordeolum menimbulkan rasa sakit, Anda dapat mengonsumsi analgesik atau obat penghilang rasa sakit atau Anda juga bisa mengonsumsi suplemen herbal untuk kesehatan mata yang tentunya pilihlah obat yang sudah terbukti khasiatnya dan telah teruji secara klinis.

Demikianlah informasi mengenai penyebab dan cara mengobati hordeolum, setidaknya informasi ini bisa menjadi solusi dan perantara bagi kesehatan Anda. Semoga Bermanfaat.

Artikel Terkait :

    cara mengobati mata loc:ID

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Gunakan Jari Anda Dengan Bijak!!